Tanah Bumbu, 9–11 Desember 2025 — Dalam rangka pemerataan dan peningkatan kompetensi Guru SMK di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha) menyelenggarakan Training Guru SMK bertempat di SMK Kodeco, Desa Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (9–11 Desember 2025), dimulai pada pukul 08.30 WITA hingga selesai setiap harinya.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru-guru Teknik Sepeda Motor binaan Yamaha dari berbagai sekolah di Kalsel–Kalteng, di antaranya:
-
SMKS Kodeco (2 guru)
-
SMKN 4 Banjarbaru (1 guru)
-
SMKN 3 Marabahan (1 guru)
-
SMKN 1 Marabahan (1 guru)
-
SMKN 1 Pulang Pisau (1 guru )
-
SMKS Shalatiyah Bitin (1 guru)
-
SMKN Babirik (2 guru)
-
SMKPP Negeri Balangan (1 guru)
-
SMKN 1 Jaro (1 guru)
-
SMKS Insan Luhur Nusantara (4 guru)
SMKN 1 Pulang Pisau mengirimkan Supriyanto, S.Pd., guru produktif Teknik Sepeda Motor, sebagai perwakilan dalam kegiatan ini. Kepala SMKN 1 Pulang Pisau, Agus Kalpinus, S.Pd., menyampaikan dukungan penuh terhadap program pelatihan tersebut. Menurutnya, diklat ini sangat penting untuk menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kurikulum Yamaha sebagai industri otomotif yang terus berkembang pesat.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat diperlukan agar kurikulum sekolah tetap selaras dengan perkembangan teknologi terbaru sepeda motor Yamaha,” ujar Kepala Sekolah.
Supriyanto, S.Pd., menyambut antusias kesempatan mengikuti pelatihan ini. Ia merasa bangga dapat menjadi satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Tengah dan berkesempatan langsung mempelajari teknologi terbaru sepeda motor Yamaha.
“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Banyak ilmu baru yang bisa saya pelajari, terutama teknologi terkini dari sepeda motor Yamaha. Selain itu, saya bisa melihat langsung fasilitas SMK Kodeco yang berstatus grade A binaan Yamaha,” ungkapnya.
M.yandi selaku service manajer menyampaikan Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru TSM di wilayah Kalimantan, memperkuat sinkronisasi kurikulum pendidikan vokasi dengan dunia industri, serta memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kerja sama antara sekolah dan industri diharapkan semakin kuat, sehingga lulusan SMK nantinya dapat lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja di bidang otomotif modern.